"Atas amanah barunya, mudah-mudahan amanah baru ini bisa berjalan dengan baik sehingga bisa berdampak pada pelayanan tamu-tamu Allah dari seluruh Indonesia," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Jazuli Juwaeni kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2012).
Menyangkut latar belakang Anggito yang berasal dari Kementerian Keuangan dan dosen di UGM, menurut dia, justru sangat positif. Jazuli berharap internal Kemenag tak perlu merasa terancam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jazuli, dengan diangkatnya Anggito sebagai Dirjen Haji dan Umroh, maka Anggito menjadi salah satu SDM berkualitas yang dimiliki Kemenag saat ini. Komisi VIII DPR berharap Kemenag akan lebih baik lagi dengan sentuhan tangan Anggito.
"Justru merasa bersyukur karena ada SDM berkualitas. Saya punya harapan besar Pak Anggito melakukan terobosan-terobosan yang genuine untuk membenahi dan meningkatkan pelayanan terhadap haji dan umroh. Meningkatkan yang sudah baik, meluruskan yang perlu yang diluruskan. Menutup celah kalau ada masalah dan menutup kalau ada lubang,"tandasnya.
Seperti diketahui, Anggito Abimanyu terpilih menjadi Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama. Mantan Eselon I Kementerian Keuangan ini akan dilantik pada pukul 14.00 WIB di kantor Kementerian Agama.
Dipilihnya Anggito sebagai Dirjen Haji dan Umroh Kemenag mengejutkan. Sebab, selama ini dirjen favorit di Kemenag ini selalu diisi oleh orang internal Kemenag.
Anggito Abimanyu merupakan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu pada masa kepemimpinan Sri Mulyani. Kemudian, dia keluar setelah gagal menjadi Wakil Menteri Keuangan dan kembali mengajar di Universitas Gadjah Mada.
Anggito kemudian sempat mendaftarkan diri menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sayangnya, langkah lelaki pemain flute ini terhadang pada tahap awal.
(asy/asy)










































