"Buat yang kemaruk, sudah punya piring sendiri di sono, belum kelar, uda mau makan di sini, maruk itu namanya. Makanya ibu-ibu kasih tahu saudaranya jangan yang kemaruk dipilih bagi warga Jakarta, nanti warga Jakarta nggak kebagian," ujar Nachrowi.
Nachrowi mengatakan itu dalam sambutannya saat menyambangi warga di Jl H Moong RT 5/2, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jaktim, Selasa (26/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iye, iye," kata salah seorang warga sambil bertepuk tangan prok prok prok.
Dalam kesempatan itu, Nachrowi menyebut masalah banjir dan macet perlu waktu untuk mengatasinya. Bahkan Nachrowi mengklaim angka kemiskinan di Jakarta 3 persen.
"Angka kemiskinin di Indonesia 12 persen. Di Jakarta cuma 3 persen. Itu saja Bang Fauzi masih kerja terus, itu sebuah prestasi," tutur dia.
Nachrowi menuturkan dirinya ingin merangkul suku lain di Jakarta. Dia ingin menciptakan Jakarta sebagai kota yang aman.
"Kalau ada ormas ribut, kita kumpulin dalam satu meja. Intinya, nanti kalau kita sudah jadi, Bang Fauzi urusin tata kota Jakarta karena bidangnya dia dan saya masalah keamanan di Jakarta," ucap purnawirawan Mayjen TNI ini.
(nik/vit)











































