"Jadi TNI dan Polri mengelola agar pemda juga bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi kedua suku," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (26/6/2012).
Menurut Timur, perang suku yang selama ini terjadi lebih sering dipicu masalah adat. Tentu saja penanganan konflik tersebut harus dengan perlakuan khusus oleh pihak-pihak yang lebih memahami adat istiadat setempat.
"Kita perlu lebih banyak libatkan unsur pemda dan penyelesaian secara tradisi," jelas Timur.
Bentrokan antar warga yang berbeda suku di Papua kerap terjadi. Seperti bentrokan di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pekan lalu. Bentrokan-bentrokan tersebut menimbulkan korban luka dan jiwa yang tidak sedikit.
(lh/rmd)











































