"Handphone milik korban saat ditemukan ada pada tersangka," kata Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Indra Siregar, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/6/2012).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/6) malam lalu. Saat itu, kata Indra, pelaku merogoh kantong celana milik korban seorang laki-laki berinisial SH (35) dan perempuan berinisial KN (47).
"Pelaku mengambil BlackBerry milik KN, sementara dari SH, pelaku mengambil dompetnya," ujarnya.
Sementara itu, HH membantah telah melakukan pencurian terhadap kedua korban. Ia beralasan, hanya mengamankan barang korban yang dititipkan oleh seorang temannya.
"Teman saya kasih ke saya, lalu saya masukan ke saku saya," kata HH.
HH mengaku, awalnya ia tidak tahu kalau handphone dan dompet itu adalah curian. Namun, setelah korban menyadari handphonenya telah raib, korban mencoba menghubungi nomor teleponnya.
"Lalu tiba-tiba handphone-nya berdering dan kemudian saya ditangkap oleh korban," kata dia.
Korban kemudian memanggil sekuriti diskotik setempat. Hingga akhirnya, sekuriti menghubungi polisi dan HH pun digelandang ke Polda Metro Jaya untuk diproses.
HH sudah 18 hari tinggal di sebuah rumah kost di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ia datang dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan.
"Saya bekerja di Malaysia selama 12 tahun sebagai chef di hotel bintang lima," akunya.
HH mengaku sering mondar-mandir ke Jakarta untuk berlibur semata. "Saya senang Indonesia," tutupnya. (mei/ahy)











































