Hendardji Beri Pengobatan Gratis untuk Berantas 'Berkumis'

Hendardji Beri Pengobatan Gratis untuk Berantas 'Berkumis'

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 25 Jun 2012 21:01 WIB
Hendardji Beri Pengobatan Gratis untuk Berantas Berkumis
Jakarta - Dalam kampanyenya, pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Hendardji Soepandji-A Riza Patria, menggelar pengobatan gratis bagi warga. Kampanye semacam ini sengaja dipilih sebagai bagian upaya memberantas berantakan dan kumuh dan miskin 'berkumis'.

"Ini saya lakukan karena pengobatan gratis bisa langsung dirasakan masyarakat. Dan ini juga memperlihatkan susahnya mengakses kesehatan, terutama bagi masyarakat 'berkumis'," kata Hendardji pada wartawan di media centre pasangan ini, Jl Cimandiri No 16, Cikini, Jakpus, Kamis (25/6/2012).

Hendardji menambahkan bila dirinya melakukan kampanye dengan cara memberi hiburan, maka masyarakat tidak akan merasakan dampaknya. Berbeda halnya jika masyarakat mendapat pengobatan gratis, maka pasangan ini bisa lebih dikenal, selain itu cagub-cawagub bisa langsung bertemu dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hendardji juga menyampaikan klarifikasi masalah pada pengobatan gratis di Sunter yang mana dia tidak bisa mendatangi semua. Dari 8 kelurahan yang harus dikunjungi, Hendardji hanya bisa datang ke 6 kelurahan. Menurut dia, hal itu terjadi karena waktu yang tidak cukup. Apalagi jalanan Jakarta Utara macet.

"Seandainya tidak dibatasi (waktunya), saya akan datangi semua. Lagian tenaga saya masih cukup. Namun sudah jam 5 serta jalanan di Jakut yang macet dan juga dibatasi oleh KPUD," tuturnya.

Dia menambahkan, pada Selasa (26/6) besok, A Riza Patria selaku cawagubnya akan berkampanye di Kepulauan Seribu. Sedangkan Hendardji akan melakukan rapat internal dengan tim suksesnya untuk kegiatan ke depannya.

"Besok yang ke Pulau Seribu akan diwakilkan oleh pasangan saya. Sementara saya akan melakukan rapat internal dengan (tim sukses) untuk menindaklanjuti kegiatan selanjutnya untuk 12 hari kedepan," jelas Hendardji.

Sebelumnya pengobatan gratis yang digelar di kawasan Sunter Jaya, Jakarta Utara, sempat dinyatakan batal karena sang dokter kecelakaan. Namun karena datang dokter pengganti, kegiatan itu bisa berlanjut kembali.

(ahy/)


Berita Terkait