"Gara-gara kecelakaan saya kalau malam suka pusing. Saya masih rawat jalan seminggu 1 kali," kata Indra Gunawan, saat memberikan keterangan di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Senin (25/6/2012).
Indra mengaku ditabrak mobil Afriyani usai main futsal di Monas. Saat itu dia berada di halte Tugu Tani bersama dengan 4 orang temannya, kemudian secara tiba-tiba ada mobil Xenia hitam menghantam dia dan teman-temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Indra, dia tidak mendengar suara klakson saat kejadian. Dan setelah 6 hari dirawat di rumah sakit Indra baru sadar teman-teman yang bermain futsal bersamanya ternyata sudah meninggal.
"Sebelum ketabrak saya tidak dengar suara klakson. Saya 6 hari di rumah sakit, saat pulang dari rumah sakit saya baru tahu kalau teman-teman saya meninggal," terang Indra.
Hasil visum yang ditunjukan di pengadilan menerangkan bahwa Indra menderita memar di kepala, pendarahan tulang dahi, serta luka ringan di kepala dengan luka dalam.
Saat hakim ketua Antonius Widyatono mengkorfirmasi keterangan saksi kepada Afriyani, dia menjawab tidak tahu. Kata maaf pun meluncur dari bibirnya. "Saya minta maaf," sesal Afriyani.
Sidang dilanjutkan pada Rabu 27 Juni 2012.
(asp/)










































