Tuntut Outsourcing Dihapus, Pekerja Jebol Gerbang Pertamina Balongan

Tuntut Outsourcing Dihapus, Pekerja Jebol Gerbang Pertamina Balongan

Faiq Rhesa - detikNews
Senin, 25 Jun 2012 13:59 WIB
Indramayu -

Ratusan pekerja mitra Pertamina di Indramayu kembali berunjuk rasa menuntut penghapusan sistem kerja outsourcing. Karena tak direspon manajemen, mereka menjebol pintu gerbang kantor Pertamina Region II Balongan.

Sejak pagi para buruh berkumpul di depan Kilang Suplai dan Distribusi Region II Balongan Indramayu, Senin (25/6/2012). Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikab Buruh Indonesia (KASBI) dan Serikat Buruh Indonesia (SBI) meminta penghapusan sistem kerja kontrak atau outsourcing.

Masa bertambah banyak dengan datangnya buruh dari blok Mundu Indramayu dan Cemara Losarang Indramayu. "Kita menuntut penghapusan outsourcing. Setelah kewajiban para pekerja kita berikan kepada Pertamina, seharusnya Pertamina juga memberikan hak kepada kita," kata koordinator aksi, Asror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi ini, menurut Asror, kembali digelar setelah hari Jumat pekan lalu, pertemuan antara perwakilan buruh dengan Pertamina gagal. "Perwakilan buruh sudah ke Jakarta, tetapi pembahasan itu berakhir buntu," lanjur Asror.

Buruh berusaha menemui manajemen Pertamina Region II Balongan. Meski sudah dua jam lebih berunjuk rasa, mereka tidak direspon. Para buruh akhirnya nekat merobohkan gerbang Kilang Suplai dan Distribusi Region II Balongan Indramayu.

Pengamanan yang disiapkan oleh Polres Indramayu dengan mendatangkan pasukan tambahan dari Dalmas Polda Jabar, Brimob Detecemen C Polda Jabar, tidak bisa berbuat banyak dengan aksi itu. Meski begitu, tidak ada benturan fisik antara pendemo dengan polisi.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini