Banyak cagub dan cawagub berupaya untuk menarik perhatian seluruh warga Jakarta. Upaya itu berupa Jakarta yang bebas macet, jauh dari kesan kumuh dan miskin serta meningkatkan lapangan pekerjaan.
Kenyataannya janji-janji kampanye yang kesannya begitu manis didengar, menimbulkan persepsi yang berbeda dari mata pengamat politik di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibramsjah menuturkan hampir semua Pilkada DKI hanya mengkampanyekan yang indah-indahnya saja tanpa mempedulikan realitas yang sebenarnya. Mereka umumnya lebih mempedulikan pengemasannya saja tanpa disertai aplikasi di lapangan.
"Semuanya hanya menyajikan yang indah-indahnya saja, kenyataan dalam implementasinya tidak semudah diucapkan dengan teori," ujar pengamat politik UI.
(mok/mok)











































