Foke Digugat Soal Macet, Jokowi: Masyarakat Sudah Jengkel

Foke Digugat Soal Macet, Jokowi: Masyarakat Sudah Jengkel

Prins David Saut - detikNews
Sabtu, 23 Jun 2012 23:36 WIB
Foke Digugat Soal Macet, Jokowi: Masyarakat Sudah Jengkel
Jakarta - Agustinus Dawarja dan Ngurah Anditya menggugat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo lewat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) karena macet Jakarta sudah akut. Bagaimana tanggapa Joko Widodo yang juga bakal ikut dalam Pilkada DKI?

"Kalau ada yang menggugat, ya mungkin itu jengkel banget itu," ujar Jokowi di Tugu Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6/2012).

Jokowi merasa paham dengan kekesalan warga Jakarta yang hampir tiap saat harus berhadapan dengan kemacetan parah. Dan gugatan itu dianggapnya sebagai sesuatu yang realistis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bukan masalah dukung mendukung. Tapi masalah realitas, masyarakat jengkel dan kemudian menggugat. Saya kira itu wajar," jelasnya.

Dalam permohonan citizen law suit ini, mereka berdua meminta SBY dan Foke membuat 8 kebijakan untuk menanggulangi macet. Mereka tidak menuntut gugatan dalam besaran uang. "Citizen law suit (gugatan warga negara terhadap negara) memang tidak ada nilai gugatan materi," ujar Ngurah.

Sebagai advokat yang berkantor di kawasan segitiga emas Kuningan, Jakarta, kemacetan merupakan mimpi buruk bagi mereka. Ngurah merasa hal ini juga dirasakan oleh seluruh orang yang hendak beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya.

"Kami mendaftarkan kasus ini pada 31 Januari 2012 lalu. Besok sidang lanjutan dengan agenda pembuktian," ungkap Ngurah.

(mok/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads