"Idealnya ada 1.000 armada. Kenapa hanya sampai 11 koridor, itu harus diselesaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/6/2012).
Selain itu, Jokowi mengkritik jalur khusus TransJakarta yang tidak steril. "Kemudian jalurnya disterilkan. Selama ini jalur busway tidak steril sehingga penumpang lama menunggu," sebut Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Pemprov DKI bertanggung jawab mengatasi permasalahan TransJakarta. "Bus Transjakarta itu harus sebagai moda angkutan massal yang cepat dan headway-nya tidak lama. Itu tanggung jawab pemerintah daerah," tuturnya.
Selain urusan moda transportasi, Jokowi menilai persoalan Jakarta lainnya seperti macet, banjir dan kawasan pemukiman kumuh yang terjadi karena tata kelola pemerintahan yang belum maksimal.
Dia menambahkan, Pemprov DKI harus mengoptimalkan penggunaan APBD yang nilaiya triliunan rupiah. Dengan anggaran yang begitu besar, seharusnya permasalahan di Jakarta bisa teratasi.
"APBD banyak sekali harusnya bisa selesaikan masalah," pungkasnya.
(fdn/van)











































