"Kejadian Pukul 18.30 WIB. Saat itu saya lagi refleksi, salah seorang pegawai memberitahukan saya, langsung turun ke bawah," ujar Ardiansyah Dody Tisna saat ditemui wartawan di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (22/6/2012).
Dody mengaku sempat mengejar pelaku sampai Terminal Kampung Melayu. Tapi pelaku akhirnya bisa melarikan diri. "Udah bingung mau ke mana lagi. Saya lapor ke Polsek Jatinegara," kata pria yang berprofesi sebagai PNS itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah seorang pelaku ada masuk ke dalam, sementara pelaku lain menunggu di motor," kisahnya.
Di dalam panti pijat, satu pelaku yang memakai helm itu sempat disapa Malik. Di parkiran motor, pelaku lainnya membongkar kunci motor milik pengunjung panti.
Setelah itu masuk lagi salah seorang pelaku dengan menodongkan pistol. Dia meminta Malik jangan berbuat macam-macam.
"Nunduk aja, kalau lo liat gue tembak," tutur pelaku itu. "Sambil kepala saya dipukul-pukul pake senjata," lanjut Malik.
Selain motor, pelaku juga mengambil ponsel milik Malik. Usai menyatroni panti pijat, para pelaku langsung melarikan diri.
(edo/gah)











































