Cawagub DKI Jakarta ke Jawa Timur Galang Restu Kiai NU

Cawagub DKI Jakarta ke Jawa Timur Galang Restu Kiai NU

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2012 17:45 WIB
Cawagub DKI Jakarta ke Jawa Timur Galang Restu Kiai NU
Surabaya, - Restu kiai NU di Jawa Timur masih merupakan 'syarat' bagi para politisi yang akan berlaga dalam kontestasi politik. Contohnya adalah Nono Sampono. Cawagub bagi Alex Nurdin untuk Pilgub DKI Jakarta melakukan safari ke sejumlah kiai untuk minta restu.

Nono Sampono juga mengunjungi makam-makan tokoh NU untuk ziarah. Di Karongan, Sampang Madura, Nono sowan ke Pengasuh Pondok Pesentren At-Thoriqi KH Alawy Muhammad. Bagi Nono, meminta restu kepada Kiai Alawi sebagai sebuah kewajiban karena dirinya adalah putra daerah Madura.

Ia memerlukan restu ulama Madura untuk memimpin Jakarta bersama Calon Gubernur Alex Noerdin. "Saya Nahdliyin yang berasal dari Madura," kata Nono, Jumat (22/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, dengan restu kiai dan ulama maka diharapkan nantinya akan diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas memimpin DKI yang memiliki segudang permasalahan yang harus dituntaskan. "Dengan doa kiai, semoga Allah memberikan kemudahan," harapnya.

Usai menemui Kiai Alawy, Nono berziarah ke makam Syeh KH Muhammad Kholil di Bangkalan. Di kalangan NU, Kiai Kholil dikenal sebagai guru dan panutan warga NU.

Selanjutnya, Nono melakukan ziarah ke makam Sunan Drajat di Desa Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Ziarah bagi Nono merupakan tradisi warga Nahdliyin yang tetap harus dilaksanakan.

Setelah dari Lamongan, Nono ke Jombang untuk berziarah ke Makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jatim.

Bagi Nono, Gus Dur adalah ulama dan tokoh besar yang pernah dimiliki bangsa ini. Pemikiran dan gerakannya tentang kebangsaan sungguh luar biasa, dan membuat dunia mengaguminya. "Termasuk saya," kata Nono.

Di saat cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari menjadi presiden, Nono merupakan Komandan PaspamPres.
"Gus Dur sangat berjasa bagi bangsa ini," pungkasnya usai bertemu dengan KH Sholahudin Wahid di Tebu Ireng.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini