Max meminta agar Komwas menegur Irfan lantaran loyalis Anas Urbaningrum itu mengumbar pernyataan keras, yakni menyarankan Anggota Dewan Pembina Hayono Isman dan Ketua DPP Ruhut Sitompul mengundurkan diri.
Pernyataan itu dilontarkan Irfan saat menanggapi pernyataan Hayono dan Ruhut. Keduanya sempat meminta Anas legowo mundur karena disebut-sebut terlibat kasus Wisma Atlet dan Hambalang yang berakibat pada anjloknya tingkat elektabiltas partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesal dengan ulah Irfan, Max meminta Komwas menegur Irfan. "Komwas harus menegur. Kader semacam ini harus tahu diri. Karena ini menyangkut etika partai. Komwas harus membenahi orang yang selalu melontarkan pernyataan kontroversi yang menyebabkan penilaian negatif terhadap partai," pungkasnya.
Selain itu, Max juga memastikan hubungan Anas dengan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono masih baik. "SBY berpikir positif untuk bagaimana partai ke depan. Anas juga sudah punya komitmen untuk menunggu hasil dari lembaga hukum," ujarnya.
Dia berharap kader tetap solid dan menghindari pernyataan saling serang. "Kader kita ada yang sok tahu sekali menyerang dan lain-lain, itu tidak perlu. Jadi karena keributan seperti ini ada orang berpikir kubu Anas dan SBY," imbuhnya.
(fdn/trq)











































