Polisi Tak akan Minta Maaf pada Lita

Polisi Tak akan Minta Maaf pada Lita

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2012 15:18 WIB
Polisi Tak akan Minta Maaf pada Lita
Jakarta - Polisi tidak akan meminta maaf pada Sherlita Stephanie atau Lita yanga merasa diintimidasi polisi kala razia narkoba digelar di Kemang, Jaksel. Pihak kepolisian sudah melakukan tindakan sesuai prosedur kala melakukan razia pada Selasa (19/6) dini hari itu.

"Enggak, kita nggak akan kita minta maaf. Kita kan sudah mengimbau agar melapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Rikwanto menegaskan apa yang dilakukan pihak kepolisian saat melakukan razia sepenuhnya sesuai prosedur. Jadi tidak ada yang dilanggar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam razia itu bukan masalah terbukti atau tidak terbukti, itu ketertiban dan dilatih untuk mencurigai hal-hal yang dikira perlu dicurigai," tuturnya.

Kasus dugaan jebakan narkoba itu sempat ramai diperbincangkan di dunia maya. Adalah Sherlita Stephanie atau Lita yang melintas di kawasan Jalan Bangka sekitar pukul 01.30 WIB dini hari Selasa (19/6) yang berkicau di twitter. Dia mengaku sejumlah petugas menghentikan kendaraannya.

Entah bagaimana, dia tiba-tiba dituding memiliki obat-obatan yang disebut sebagai narkoba. Padahal dia bukan pemakai. Lita, bersama temannya yang baru pulang dari Kemang menuju kawasan Tebet dan melintas di daerah Bangka. Hampir 1 jam dia mengalami intimidasi, hingga akhirnya adiknya datang. Adiknya dengan terpaksa menyebut nama kenalannya di kepolisian. Hingga kemudian polisi melepaskan dia dan temannya.

Petugas yang melakukan razia Ipda Johan Hafani sudah memberi pernyataan. Perwira yang bertugas di Polsek Mampang itu membantah ada penjebakan. Pihaknya sudah berlaku sesuai aturan dalam proses razia. Kasus itu pun sudah dianggapa selesai, setelah terbukti bahwa obat yang ditemukan adalah obat alergi.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads