Mega Batal Hadiri Doa Bersama di Asram Gandi Puri Bali
Jumat, 20 Agu 2004 21:50 WIB
Klungkung - Rencana pertemuan Gus Dur dengan capres PDIP Megawati dalam acara doa bersama antarumat beragama di Asram Gandi Puri Sevagram, Kabupaten Klungkung, Bali, batal terlaksana. Pasalnya Mega batal hadir.Sampai acara selesai, Jumat (20/8/2004) pukul 22.00 WITA, Megawati belum hadir. Alasan ketidakhadiran capres yang masih menjabat sebagai Presiden RI ini juga tidak jelas. Beberapa tokoh PDIP Bali, seperti Ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali, IB Suryatmaja, dan Humas DPD PDIP Bali Wayan Sutena mengaku tidak tahu keberadaan Mega. "Saya juga bingung ibu (Mega) ada dimana," kata Sutena.Menurut Sutena, acara doa bersama ini merupakan agenda Asram Gandi Pura. Dan pengasuh Asram, Agus Indra Udayana, mengundang Mega dan Gus Dur. "Mungkin ada hal lain sehingga ibu tidak datang, dan hanya Gus Dur saja yang datang," ujar Sutena.Sutena juga enggan menjelaskan apa saja acara Mega di Bali. "Saya tidak tahu. Ibu datang ke Bali dalam kapasitas secara pribadi. Masak saya selalu ikut ibu," kilahnya.Acara doa bersama sendiri tetap berlangsung walau tanpa kehadiran Mega. Sebelum doa bersama Gus Dur memberikan ceramah kepada ratusan undangan tentang ajaran anti kekerasan dari Mahatma Gandi. Setelah itu, bersama sembilan tokoh berbagai agama Gus Dur melakukan doa dan semadi selama 15 menit."Tidak ada pertemuan dengan Mega," kata Gus Dur yang ditemui wartawan usai acara doa bersama.Usai acara Gus Dur meninggal lokasi dengan meninggalkan mobil sedan BMW warna biru. Gus Dur melanjutkan perjalanan ke Pura Besakih.Akan bertemu Mega di sana? Kali ini yang ditanya adalah pengasuh Asram, Agus Indra Udayana, dan jawabannya, "Saya tidak tahu."
(gtp/)











































