Keluarga shock mendengar kabar pilot Fokker 27, Mayor (Pnb) Heri Setiawan (37), jadi korban kecelakaan di Halim Perdanakusuma Jakarta. Tak ada isyarat khusus dirasakan keluarga, selain tiupan di wajah saat bangun pagi.
Orangtua Heri, Samidi (65) mengaku tidak mendapat firasat apa-apa sebelum ada musibah yang menimpa anaknya. Firasat itu justru dirasakan oleh istrinya Ny Juminatun saat bangun pagi, Kamis (21/6/2012). Istrinya mengaku seperti ada yang meniup wajahnya.
"Istri saya bangun setelah seperti ada yang nyebul (meniup) di wajah," kata Samidi ketika ditemui di rumah duka, RT 3/RW 2 Dusun Kemiri, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, Jumat (22/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heri adalah Akabri angkatan 1997. Sejak SD hingga SMA diselesaikan di Wates, Kulonprogo. Dia menempuh pendidikan di SDN 2 Wates, SMPN I Wates, SMU I Wates.
Pesawat Fokker 27 milik TNI AU yang dipiloti Heri jatuh di sekitar landasan Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta Timur sekitar pukul 14.45 WIB, Kamis (21/6/2012). Pesawat bercat loreng itu jatuh menimpa sekitar 8 rumah warga di samping Lanud Halim dan terbakar.
(trw/nrl)










































