Sebelum Tewas, Wisatawan Australia Surfing Bersama WN Amerika

Sebelum Tewas, Wisatawan Australia Surfing Bersama WN Amerika

Gede Suardana - detikNews
Kamis, 21 Jun 2012 22:11 WIB
Denpasar - Kasus tewasnya wisatawan asal Australia, Mark Ovenden (35) hingga kini masih misterisus. Namun beberapa temuan baru berupa informasi dan barang bukti mulai terkumpul.

Hasil penyelidikan hingga Kamis (21/6/2012) sore dari lokasi kejadian diketahui ada bekas gesekan ban roda empat di seputaran lokasi. Polisi sudah memeriksa rekan korban asal Australia yang sebelumnya satu kamar di Hotel Masa In di Jalan Popies I, Kuta. Hanya saja pada Selasa kemarin, korban pindah ke Vila Bingin di Pecatu, Kuta Selatan.

"Dia saat itu pergi bersama rekannya dari Amerika bawa papan surfing, ya sekitar jam 7 malam, mereka juga sepertinya habis mabuk," kata rekan korban seperti ditirukan sumber detikcom di kalangan kepolisian, Kamis (21/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, kata rekan korban ini, dia sudah tidak bertemu lagi hingga ditemukan sudah meninggal pada Kamis.

Selain itu Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar juga menemukan beberapa kejanggalan pada jasad korban. Seperti mulut dan hidung mengeluarkan darah, serta sejumlah luka gores di dada dan tangan.

Seperti diberitakan sebelumnya seorang warga negara Australia Mark Ovenden ditemukan tak bernyawa di Desa Kutuh, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Dia pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang hendak ke sawah.

(gds/lh)


Berita Terkait