Timses Diteror Bom Molotov, Hidayat: Itu Menantang Kapolda

Timses Diteror Bom Molotov, Hidayat: Itu Menantang Kapolda

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikNews
Kamis, 21 Jun 2012 21:06 WIB
Timses Diteror Bom Molotov, Hidayat: Itu Menantang Kapolda
Jakarta - Tim Sukses Hidayat Nurwahid - Didik Rachbini diteror pada Kamis (21/6/2012) dini hari. Cagub DKI yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun menegaskan apa yang dilakukan peneror itu jelas-jelas menentang Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Radjab karena terjadi setelah penekenan kampanye damai di antara cagub.

"Itu sebuah pembangkangan terhadap Kapolda. Kami, seluruh kandidat, baru saja sehari teken kesepakatan damai. Kapolda berpesan jelas bahwa yang dipentingkan bukan verbal, tapi di lapangan," jelas Hidayat.

Hal itu disampaikan Hidayat usai acara pengumuman lomba foto dan video mirip Hidayat-Didik di Hidayat-Didik Center, Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia sangat menyesalkan kejadian ini, dan meminta Kapolda Metro Jaya serta jajarannya lebih sigap, waspada dan preventif agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Saya harap Kapolda dan seluruh jajarannya menangkap pelaku teror pada kader kami. Tidak hanya pada kader kami, siapapun juga yang mengalami hal ini. Apalagi kader kami juga pernah ditodong pistol, dikeroyok preman," tegas dia.

Jadi apakah kasus ini akan dilaporkan ke polisi? "Harus dilaporkan ke polisi. Saya dengar Pak Suryadi (timses yang diteror bom molotov) akan melaporkan ke polisi hari ini dengan tim hukum," jawab Hidayat.

Sebelumnya diberitakan bom molotov tersebut dilemparkan orang tak dikenal ke rumah salah seorang anggota timses Hidayat-Didik, Suryadi, di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bom molotov mengenai bagian belakang mobil Suryadi, yang diparkir di dalam pagar rumah. Akibatnya cover ban serep meleleh akibat terbakar. Beruntung api segera dipadamkan sehingga tidak membuat kerusakan yang lebih besar.

Menurut keterangan warga yang menjadi saksi mata, pelakunya adalah dua orang yang mengendarai sepeda motor. Hari ini Suryadi akan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian terdekat.

(nwk/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads