Lho kok bisa begitu?
"Kemarin di Hotel JW Marriott itu membahas sistem peradilan anak. Jadi itu sudah biasa, malah sudah jadi kebiasaan," papar Nasir kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasir menjelaskan, rapat di hotel mewah ada yang dilaksanakan pada saat weeksend maupun weekdays. Rapat seperti itu bisanya sebelumnya tidak terjadawal oleh staf Setjen DPR sehingga akhirnya disiapkan tempat di ruang pertemuan hotel-hotel mewah.
"Kita kan rapat Jumat-Sabtu, kalau Sabtu nggak ada pegawai-pegawai. Jadi memang sudah diatur. Selama tepat penggunaannya tidak ada masalahnya," kata Nasir.
Apalagi, imbuh politisi PKS ini, biaya sewa ruangan di Hotel Marriot sekarang sedang turun harga. Jadi menurut dia tak terlalu mahal.
"Di Marriot lebih murah karena setelah dibom itu harganya diturunkan. Jadi justru banyak orang datang tidak seperti hotel lainnya," lanjut Nasir.
(van/lh)










































