"Pesawat dicek rutin tidak ada masalah dan lazim digunakan mengangkut pejabat dan personel TNI," kata Kasubdispenum TNI AU, Kolonel Pnb Agung Sasongko, dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (21/6/2012).
Agung menegaskan pesawat yang teregister dibuat pada 1977 itu, saat berkomunikasi dengan tower kontrol pun normal. Tidak ada disebut mengalami gangguan.
"Komunikasi dengan tower normal, minta take off dan landing," tambah Agung.
Pesawat yang ditumpangi 7 orang dari TNI AU itu terbang dalam rangka melakukan latihan. "Ini latihan lokal saja," imbuhnya.
Pesawat itu jatuh menimpa 8 rumah dan sebuah mobil. 10 Orang tewas akibat kejadian itu, termasuk awak pesawat dan orang yang berada di rumah tersebut.
(ndr/)











































