"Itu bukan meteorit maupun sampah antariksa," kata Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Yono Yatini, di lokasi, Kamis (21/6/2012).
Sebelumnya tim dari Lapan masuk ke dalam mess, empat orang dari Bapeten lebih dulu memeriksa lokasi sekitar jatuhnya benda. Kedatangan mereka untuk mengetahui tingkat radiasi yang ada di benda tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memeriksa benda tersebut, Clara turun langsung ke dalam lubang. Dengan menggunakan sarung tangan khusus, Clara mengidentifikasi benda yang berwarna hitam pekat itu.
Karena bukan benda luar angkasa, pihak Lapan dan Bapeten, menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi. Termasuk soal pengangkatan benda tersebut.
(mok/lh)










































