Konflik Tak Tuntas September, PD Amblas di Pemilu 2014

Konflik Tak Tuntas September, PD Amblas di Pemilu 2014

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 21 Jun 2012 16:00 WIB
Jakarta - Hasil survei yang menunjukkan rendahnya popularitas PD dianggap sebagai fakta yang tak bisa dipungkiri. Bila hingga akhir 2012 belum tuntas, perolehan suara PD dalam Pemilu 2014 diperkirakan kurang dari 10 persen.

"Kalau bicara survei, memang terjadi dukungan publik terhadap PD turun. Survei itu tidak selamanya buruk. Turunnya PD menunjukkan ada komunikasi dan image berubah di masyarakat. Persepsi publik sudah menganggap ada perselihan antara Anas dan SBY. Itulah yang berparuh tinggi terhadap penurunan citra PD," kata pengamat politik Sukardi Rinakit dalam dialektika di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Penurunan suara PD, menurut Sukardi, lebih disebabkan terkait buruknya persepsi PD di hadapan rakyat. Internal PD harus berkaca dan melakukan introspeksi diri menyikapi hal ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sampai September soliditas tidak selesai, maka partai ini akan sulit menentukan arah. Kalau bisa diseleaikan secara politik, PD aman, partai ini tidak akan turun. Tapi kalau tidak hati-hati perolehan suara PD bisa di bawah 10 persen,"katanya.

Solusinya sebenarnya sederhana saja. PD cukup melakukan konsolidasi internal. Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga perlu mengambil sikap tegas.

"Sejauh SBY tidak turun tangan, persoalan berkepanjangan. Yang menentukan adalah konsolidasi internal. Urusan politik diselesaikan," lanjur Sukardi.

Kalaupun menunggu penyelesaian hukum, akan sangat berlarut-larut. "Belum tentu setelah dijadikan tersangkanya Anas justru berimbas atau berarti apa-apa. Saya hitung 1,5 tahun sebelum pemilu. Karena itu harus September. Waktu itu pendek. Lewat dari itu susah," duganya.

(tor/lh)


Berita Terkait