Gasperindo Dukung SBY-JK
Jumat, 20 Agu 2004 17:54 WIB
Jakarta - Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gasperindo) menyatakan mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) untuk Pemilu Presiden putaran kedua. Pilihan dijatuhkan kepada SBY karena Mega dinilai gagal memperbaiki nasib buruh.Dukungan disampaikan Ketua Umum Gasperindo Muhammad Jumhur Hidayat dalam jumpa pers di Gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI), Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (20/8/2004). Gasperindo yang mengklaim mempunyai 175 ribu anggota itu lantas menyebutkan 6 kondisi memprihatinkan selama pemerintahan Mega.Pertama, jumlah pengangguran, baik terselubung maupun terbuka yang saat ini mencapai 40 juta orang. "Pengangguran ini terutama disebabkan lambatnya investasi yang dilakukan pemerintah maupun swasta," kata Jumhur.Kedua, pembentukan serikat pekerja atau buruh meskipun sudah diatur dan dijamin dengan UU nomor 21 tahun 2000 masih sering dihambat. Kemudian pemerintah sekarang membenarkan sistem kerja kontrak ataupun out sourching melalui UU nomor 13 tahun 2003. Keempat, pemerintah membenarkan PHK ataupun penutupan perusahaan melalui UU nomor 2 tahun 2004. Lantas kelima, pemerintah kurang memberikan perlindungan terhadap TKI sehingga menjadi korban kekejaman di luar negeri. Dan keenam, adanya kebijakan ekonomi ultraliberal yang menyebabkan lahirnya kebijakan pencabutan subsidi orang miskin."Berdasarkan itu, Gasperindo mendukung pasangan SBY-MJK dengan harapan dapat dengan segera mengatasi berbagai keprihatinan tersebut," kata Jumhur. Jumhur membantah dukungan tersebut akibat adanya money politic. "SBY tak memberi uang seperser pun. Kami hanya suatu lembaga yang menginginkan kesejahteraan masyarakat khususnya kesejahteran pekerja," tandasnya.
(iy/)











































