Komisi IX DPR akan mengklarifikasi program terbaru Kementerian Kesehatan yakni kampanye penggunaan kondom. Dewan meminta penjelasan rinci atas program yang digagas Menkes Nafsiah Mboi ini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nova Riyanti Yusuf mengatakan, rapat kerja ini dilakukan pada hari Senin, 25 Juni 2012. "Salah satu agenda bahasannya adalah rencana program kerja kampanye kondom sebagai upaya untuk menurunkan angka penderita HIV/AIDS," kata Nova, Rabu (20/6/2012) malam.
Menurut dia, komisinya akan mendengar keterangan dari Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, Murti Utami, terkait polemik pemberian kemudahan akses bagi remaja untuk memperoleh kondom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nova menambahkan, program peningkatan pendidikan agama dan pendidikan kesehatan reproduksi untuk melindungi para remaja dari perilaku seks berisiko patut didukung.
"Pesan kuncinya adalah mengedepankan upaya pengenalan penyebab HIV/AIDS, proses penularan, dan pencegahan dengan jargon 'no drugs no free sex'," tutur Nova.
Sebelumnya Kemenkes menolak jika kebijakan ini ditafsirkan sebagai kampanye bagi-bagi kondom gratis untuk remaja. "Menkes telah menegaskan bahwa kampanye penggunaan kondom ini bukan sembarang kampanye," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, Murti Utami.
Murti menjelaskan, tujuan kampanye mengintensifkan penggunaan kondom antara lain untuk menghindari penularan penyakit seperti gonorrhea atau kencing nanah, sifilis atau raja singa maupun infeksi HIV. Selain itu, kondom juga diharapkan bisa mencegah kehamilan tidak diinginkan.
(fdn/tfq)











































