Warga Desa Surya Tak Akan Serang Desa Pematang Sumsel

Warga Desa Surya Tak Akan Serang Desa Pematang Sumsel

Taufik Wijaya - detikNews
Kamis, 21 Jun 2012 02:05 WIB
Jakarta - Seribuan warga Desa Surya Adi Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering
Ilir (OKI) Sumatera Selatan, merayakan ulang tahun desa ke-37. Perayaan ini menampik kabar yang menyebutkan desa yang penduduknya sebagian besar eks transmigran ini dalam kondisi mencekam.

Kabar tersebut menyusul peristiwa perkelahian antara kelompok pemuda Desa Surya Adi dengan Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Minggu (17/6) lalu, yang menewaskan seorang pemuda bernama Darmansyah (30).

"Tidak benar kabar yang mengatakan peristiwa itu perkelahian antarwarga desa. Apalagi yang menyebutkan warga Desa Surya Adi akan menyerang warga Desa Pematang Panggang. Selama puluhan tahun, warga Desa Surya Adi hidup damai dengan warga desa lainnya di Kecamatan Mesuji," kata Tamson, Kepala Desa Surya Adi, saat acara pengajian peringatan HUT Desa Surya Adi, Rabu (20/6/2012) .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini juga dinyatakan Paimin (47), warga block C Desa Surya Adi. "Banyak kabar yang tidak sesuai dengan kejadian. Termasuk warga desa kami yang mengungsi atau berkumpul untuk menyerang Warga Desa Pematang
Panggang," tuturnya.

Sebelumnya Minggu (17/6) sore terjadi perkelahiran antara kelompok pemuda Desa Surya Adi dengan pemuda Pematang Panggang. Menurut informasi perkelahian itu disebabkan kesalahpahaman di jalan raya.

Sekelompok pemuda dari Desa Pematang Panggang kemudian mendatangi Desa Surya Adi, dan bertemu dengan kelompok pemuda Surya Adi. Terjadilah perkelahian yang menewaskan seorang pemuda dari desa Surya Adi.

Peristiwa ini tersiar ke luar OKI bahwa telah terjadilah bentrok antardesa, bentrok antarsuku. Selanjutnya guna menghindari meluasnya isu tersebut Pemerintah Kabupaten OKI memfasilitasi perdamaian antar dua kelompok pemuda yang berkelahi tersebut, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat desa tersebut.

"Saya berharap warga dapat menahan diri dan jangan terpancing dengan
provokasi. Sebab selama ini OKI yang beragam sudah hidup damai dan berdampingan. Jangan sampai keadaan ini dirusak oleh isu-isu yang tidak benar," kata Bupati OKI, Ishak Mekki.

(tw/fdn)


Berita Terkait