Polda Metro akan Panggil Lita dan Polisi yang Razia di Kemang

Polda Metro akan Panggil Lita dan Polisi yang Razia di Kemang

Rivki - detikNews
Rabu, 20 Jun 2012 18:41 WIB
Polda Metro akan Panggil Lita dan Polisi yang Razia di Kemang
Jakarta -

Propam Polda Metro Jaya akan memanggil anggota Polsek Mampang untuk dimintai keterangan, terkait kicauan Lita Stephanie di twitter. Selain itu, Lita juga akan dipanggil untuk diminta kesaksiannya.

"Anggota yang saat itu melaksanakan razia akan diperiksa oleh Propam guna dimintai keterangan mengenai situasi dan kondisi di lapangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (20/6/2012).

Selain itu, lanjut Rikwanto, pihaknya juga akan memanggil Lita dan Yasmin untuk menceritakan detil kasus tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika diperlukan nanti makan akan memanggil keduanya, yaitu yang diketahui namanya dari twiter Lita dan Yasmin," lanjut Rikwanto.

Menurut Rikwanto, pemanggilan kedua pihak diperlukan agar kasus tersebut tidak simpang siur. Karena, kicauan Lita, sudah tersebar di berbagai media massa.

"Harus diluruskan supaya tidak simpang siur," ujarnya.

Kasus jebakan narkoba itu tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Adalah Sherlita Stephanie atau Lita yang melintas di kawasan Jalan Bangka sekitar pukul 01.30 WIB dini hari tadi. Dia mengaku sejumlah petugas menghentikan kendaraannya.

Entah bagaimana, dia tiba-tiba dituding memiliki obat-obatan yang disebut sebagai narkoba. Padahal dia bukan pemakai. Lita, bersama temannya baru pulang dari Kemang menuju kawasan Tebet dan melintas di daerah Bangka. Hampir 1 jam dia mengalami intimidasi, hingga akhirnya adiknya datang. Adiknya dengan terpaksa menyebut nama kenalannya di kepolisian. Hingga kemudian polisi melepaskan dia dan temannya.

Petugas yang melakukan razia Ipda Johan Hafani sudah memberi pernyataan. Perwira yang bertugas di Polsek Mampang itu membantah ada penjebakan. Pihaknya sudah berlaku sesuai aturan dalam proses razia. Kasus itu pun sudah dianggapa selesai, setelah terbukti bahwa obat yang ditemukan obat alergi.

(rvk/ndr)


Berita Terkait