Akbar Pimpin Koalisi Kebangsaan

Akbar Pimpin Koalisi Kebangsaan

- detikNews
Jumat, 20 Agu 2004 17:03 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung menjadi pimpinan Koalisi Kebangsaan untuk memenangkan Mega-Hasyim. Mega maupun Hamzah dianggap sibuk mengurus masalah kenegaraan."Jangan dilihat Golkar ingin memimpin koalisi. Tapi sudah ada kesepakatan, karena kesibukan Ibu Mega dan Pak Hamzah yang masih menjabat, dan penghormatan kami kepada pemenang Pemilu legislatif, maka untuk memimpin koalisi diserahkan kepada Pak Akbar Tandjung."Demikian ungkap Wasekjen Pramono Anung usai acara diskusi dialektika demokrasi di Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta, Jumat (20/8/2004). Koalisi Kebangsaan digagas 4 parpol, yakni PDIP, Partai Golkar, PPP, dan PDS."Karena tidak mungkin Ibu Mega sebagai calon pengantin, kemudian harus memimpin sendiri. Jadi diserahkan kepada yang paling tua dan perolehannya paling banyak," lanjutnya.Mengenai pembagian jatah kursi kabinet, menurut Pram, ada aturan main yang disepakati bersama sebelum diambil keputusan. Bagian-bagian yang profesional, diserahkan sepenuhnya pada profesional, tidak boleh dicampuri partai."Misalnya portofolio (pimpinan kementerian) perekonomian, penegakan hukum, Menneg BUMN, dan pendidikan. Yang lainnya dibahas bersama oleh Koalisi Kebangsaan nanti. Tapi kapan, kita lihat nanti, waktunya belum ditentukan," tuturnya.Mengenai demo massa PPP mencerminkan dukungan yang tidak bulat kepada Koalisi Kebangsaan, Pram menampiknya."Ada perbedaan. Yang didemo itu bukan koalisinya, tapi persoalan-persoalan di luar koalisi. Jadi kalau saya lihat, dengan koalisinya tidak ada demo. Saya masih yakin dengan koalisi ini masih bisa mencapai grass root tiap-tiap partai," kata Pram. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads