Kalla Soal Koalisi:
Mega 4 Partai, Kami Siapkan 5
Jumat, 20 Agu 2004 16:55 WIB
Semarang - Menghadapi koalisi parpol mendukung Mega, cawapres Jusuf Kalla malah menggertak. Kalau Mega mengantongi empat parpol (PDI-P, Partai Golkar, PPP, dan PDS), pasangan SBY ini mengklaim 5 parpol sudah siap-siap mendukung dirinya. Sayang ia hanya menyebut 4 empat parpol, dan satu parpol lainnya tak dikatakannya."Ada lima parpol besar yang sudah siap mendukung kita. Yakni PAN, PKS, PKB, PBR. Khusus dengan PKB, kami sedang mengadakan pembicaraan intensif," kata Jusuf Kalla sesaat sebelum memberi arahan pada Musyawarah Daerah ke-X KNPI Jateng di Balai Diklat Propinsi, Jl. Setiabudi Semarang, Jum'at (20/08/2004).Kalla menambahkan dukungan yang dilakukan pimpinan parpol tak otomatis akan diikuti dibawahnya. Terlebih dalam pilpres kali ini, presiden dipilih rakyat secara langsung. Tapi dirinya juga tak menampik bahwa koalisi antarpimpinan tetap dibutuhkan.Untuk memperkuat basis dukungan, Kalla mengaku hanya melakukanpertemuan-pertemuan, konsolidasi, dan kunjungan ke daerah-daerah. "Ya seperti saat ini, datang di musyawarah KNPI Jateng. Apa yang diinginkan di bawah kan sering kali berbeda dengan yang di atas," katanya pendek.Ketika ditanya komentarnya soal Golkar, Kalla menyatakan pasca Rapimnas, Golkar tidak bisa dianggap pecah meski ada beberapa kelompok yang berbeda pendapat. Hal itu dimaknai sebagai demokrasi. "Saya menemui orang-orang Golkar hanya sebagai teman-teman lama," tukasnya.Bersama SBY, hingga saat ini Kalla mengaku belum menyiapkan komposisi kabinet. Mereka berdua hanya menyiapkan kriteria-kriterianya saja. Misalnya, orang yang masuk kabinet harus mampu di bidangnya, jujur, dan mampu memimpin.Pengusaha asal Sulsel ini membantah bahwa dirinya dibantu intelejen asing. "Itu semua sama sekali tidak benar. Intelejen mana? Yang mendukung dan memilih dalam pilpres kan rakyat. Memangnya intelejen punya peran apa," kata Kalla sengit sambil mengakhiri wawancara.
(nrl/)











































