"Harapannya agar setelah deklarasi ini partai beserta infrastrukturnya solid dan fokus bekerja. Baik untuk elektabilitas partai sekaligus Pak Ical,"kata Jubir Golkar, Nurul Arifin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
"Jangan ada lagi sikut-sikutan seperti di dua pemilu sebelumnya. Itu pengalaman yang tidak menyenangkan," sambung bintang layar lebar era '80-an ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical tidak secara terang-terangan mementahkan aspirasi tersebut. Namun bila memang JK serius ingin menjajal peruntungan dalam Pilpres 2014 setelah kalah dalam Pilpres 2009, Ical memastikan tidak menghalanginya mencari partai politik selain Golkar sebagai kendaraannya.
Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung juga menyarankan mempersilakan JK nyapres lewat partai lain tanpa keluar Golkar. Meskipun sebelumnya Akbar pernah mengirim surat peringatan ke Ical soal percepatan Rapimnasus Golkar yang agenda pokoknya adalah mematangkan soal bakal capres.
Golkar pun mempersiapkan konsolidasi. Karena sampai saat ini popularitas Ical belum optimal, meskipun Golkar menempati posisi teratas dalam survei terakhir.
"Kita sudah siapkan strategi baik dalam bentuk program maupun masalah teknis lainnya. Semangat Pemilu 2014 Golkar harus menjadi kepercayaan dan harapan rakyat untuk Indonesia yang lebih sejahtera," papar Nurul.
(van/lh)











































