Keempat tempat itu adalah Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Dlepih Kayangan Wonogiri, Gunung Lawu Karanganyar Jawa Tengah dan di Gunung Merapi di Alas Bedengan, Dusun Kinahrejo, Cangkringan Sleman. Acara labuhan tahun ini jatuh hari ini, Rabu (20/6/2012) atau setiap tanggal 30 Rajab berdasarkan penanggalan Jawa.
Prosesi labuhan diawali dengan acara penyerahan berbagai barang atau uba rampe yang akan dilabuh di pendapa Parangkusuma. Utusan keraton, Mas Lurah Ngabdul Husaeri menyerahkan kepada abdi dalem yang mengurusi wilayah pantai selatan, yakni Bekel Sepuh Suraksa Jaladri.
Barang yang dilabuh diantaranya beberapa kain batik panjang berbagai motif, kain poleng, pakaian, potongan rambut dan kuku sultan, minyak wangi, bunga dan kemenyan serta uang.
Dari pendapa setelah semua ubarampe diikat di atas sebuah tandu, kemudian di bawa menuju Cepuri Parangkusumo. Bekel Sepuh Suraksa Jaladri kemudian memanjatkan doa bersama dan tabur bunga di Cepuri yang dianggap sebagai pintu masuk/gerbang pantai selatan.
Usai doa, rombongan bersama ratusan warga langsung menuju bibir pantai. Tandu yang berisi berbagai barang yang akan dilabuh kemudian diserahkan kepada Tim SAR Parangtritis untuk di bawa ke tengah laut.
Setelah dibuang ke tengah, berbagai barang tersebut hanyut terbawa air laut. Namun para abdi dalem maupun warga masih tetap menunggu di pinggir laut. Mereka berharap mendapatkan barang-barang sisa labuhan.
(bgk/trw)











































