Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI, Ari Budhiman, mengatakan artikel yang ditulis dalam situs tersebut hanya berdasarkan dari komentar salah seorang warga asing yang pernah tinggal selama enam bulan di Jakarta. Artinya, artikel tersebut bukan dibuat berdasarkan hasil survei.
"Kabar peringkat kota paling dibenci yang dilansir oleh CNN itu padahal hanya artikel. Penulis artikel tersebut hanya berdasarkan komentar dari seorang ekspatriat yang tinggal enam bulan di Jakarta. Lantas, jangan seolah itu dikatakan sebagai hasil survei, padahal hanya opini," ujar Ari saat berbincang dengan detikcom, Rabu (20/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari mengatakan berita yang dilansir CNN tersebut belum dapat dijadikan pedoman, karena dari nama-nama kota yang disebut, merupakan kota yang menjadi tujuan utama dari para turis.
"Itu saja kita bisa melihat bahwa dalam artikel tersebut menyebut Paris, Los Angeles, Sydney dan Melbourne adalah kota yang paling dibenci oleh turis asing. Padahal selama ini dan sampai sekarang, kota-kota tersebut adalah kota yang menjadi tujuan utama turis asing. Paling banyak dijadikan referensi oleh turis asing," tuturnya.
Sementara itu, terkait dengan faktor kemacetan, banjir dan polusi yang membuat turis asing 'membenci' kota Jakarta, Ari mengatakan selama ini Pemprov DKI sudah berupaya keras untuk mengatasi itu. "Soal kemiskinan, polusi dan kemacetan, Pemprov DKI kan bekerja keras untuk mengatasi itu, bukan kita tinggal diam," ucapnya.
(vit/nrl)











































