KBRI Cari Keluarga 3 WNI yang Tewas Didor di Malaysia

KBRI Cari Keluarga 3 WNI yang Tewas Didor di Malaysia

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2012 10:51 WIB
KBRI Cari Keluarga 3 WNI yang Tewas Didor di Malaysia
Jakarta - Tiga warga negara Indonesia (WNI) tewas ditembak oleh polisi Malaysia lantaran terlibat perampokan. Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur Malaysia saat ini menunggu hasil autopsi ketiga jenazah sembari mencari keluarga ketiga orang itu.

"KBRI sedang mencari keluarganya," ujar Atase Penerangan KBRI Malaysia, Suryana, saat dihubungi detikcom, Rabu (20/6/2012).

Identitas sementara ketiga WNI yang telah dikantongi KBRI adalah seorang pelaku berinisial S berusia 34 asal Jawa Timur. Seorang pelaku lainnya berinisial M (28) juga berasal dari Jawa Timur. Sedangkan satu pelaku lainnya yang tanpa dokumen diketahui bernama H (25).

KBRI di Kuala Lumpur belum mengetahui catatan imigrasi para pelaku. Sehingga belum diketahui sudah berapa lama ketiganya berada di Malaysia.

"Dokumen yang bersangkutan saat ini masih menjadi barang bukti. Mobil yang digunakan juga menjadi barang bukti. Nanti setelah semua selesai kita akan cari catatan sudah berapa lama mereka di Malaysia. Minimal 2 orang yang berpaspor itu," tutur Suryana.

Tindak kriminal yang dilakukan WNI di Malaysia bukan kali ini saja terjadi. Karena banyak WNI di Malaysia, tentu ada kisah positif maupun negatif yang menyertai. Kisah positifnya adalah para WNI itu turut membantu pembangunan Malaysia karena WNI tersebut bekerja di Negeri Jiran.

"Mereka mendapat gaji sehingga bisa pula membangun kampung halamannya. Namun di sisi lain ada WNI yang menjadi korban penipuan dan kekerasann juga. Sisi negatif lainnya ada WNI yang terlibat kriminal, seperti juga yang terjadi di Indonesia. Bedanya karena ini terjadi di luar Indonesia, maka nama Indonesia disebut-sebut," papar Suryana.

Dijelaskan dia, dari sekian banyak media massa di Malaysia, hanya dua media yang menyebut para perampok itu adalah WNI. Sedangkan media lainnya menyebutnya warga negara asing.

Harian Malaysia, The Star, Rabu (20/6/2012) memberitakan, ketiga pria itu sebelumnya mencoba membobol rumah milik kontraktor Mohd Azhar Nordin (46), namun aksi mereka dipergoki oleh polisi yang berpatroli di daerah tersebut.

Dua dari ketiga pria itu mencoba masuk ke rumah berlantai dua itu. Sementara seorang pria lainnya menunggu di dalam mobil.

Menyadari keberadaan polisi, kedua tersangka tadi langsung bergegas masuk ke mobil dan mencoba kabur. Namun mereka tak bisa kabur terlalu jauh karena kendaraan mereka kemudian tergelincir keluar dari jalan raya. Para tersangka kemudian keluar dari mobil dan mengambil langkah seribu.

Dikatakan pejabat kepolisian Selangor, Mohd Adnan Abdullah, saat itulah, polisi mengeluarkan tembakan peringatan namun para tersangka malah mengeluarkan pistol dan langsung menembak. Polisi pun balas menembak. Ketiga pria itu tewas di tempat kejadian.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sebuah pistol semi-otomatis dan sebuah pistol revolver. Polisi juga menemukan alat-alat pembobol rumah di mobil para perampok tersebut. Mobil tersebut dilaporkan merupakan mobil yang dicuri di Puchong pada 7 Januari lalu.

(/ndr)


Berita Terkait