DPR Kunker ke Luar Negeri Tanpa Sosialisasi, Benar atau Salah?

DPR Kunker ke Luar Negeri Tanpa Sosialisasi, Benar atau Salah?

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 20 Jun 2012 10:34 WIB
DPR Kunker ke Luar Negeri Tanpa Sosialisasi, Benar atau Salah?
Jakarta - Pimpinan DPR mengizinkan kunjungan kerja (kunker) menyangkut pembahasan UU ke luar negeri. Namun, semua kunker ke luar negeri harus disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat.

Faktanya, sejumlah kunjungan ke luar negeri dilakukan tanpa sosialisasi. Meski beberapa kunjungan akan segera dilaksanakan tercium juga oleh publik.

Kunjungan Panja RUU Penyiaran Komisi I DPR ke Inggris dan Amerika misalnya, berangkat tanpa sosialisasi. Saat dihubungi, 8 anggota Komisi I DPR yang sudah merapat di Inggris dan Amerika sejak minggu kemarin tak ada yang menjawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara rencana kunjungan kerja Panja UU Desa dan Panja UU Pemda ke China, Venezuela, Jerman, dan Jepang, tercium menjelang keberangkatannya awal Juli nanti.

Anggota Panja segera melakukan sosialisasi saat rencana tersebut tercium publik. Demikian juga dengan Panja UU Industri Strategis Komisi I DPR yang tiba-tiba akan berangkat ke Spanyol dan Brazil pada Kamis 21 Juni ini.

Kritik terhadap kunjungan kerja yang terkesan diam-diam ini juga datang dari pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyayangkan kunker tanpa pamit ini.

"Tapi kalau terkait UU biasanya kami izinkan. Tapi kalau tidak, kami menyarankan untuk tidak berangkat. Itu pun diminta memberi tahu ke publik soal rencana sebelum maupun setelah berangkat," papar Priyo.

Priyo berjanji akan mengecek langsung rencana kunker ke luar negeri. Ia akan menyeleksi lagi usulan kunker ke luar negeri ketimbang menjadi kontroversi.

(van/aan)


Berita Terkait