KM Sangalaki Permai Digerebek, 500 Ton Pupuk Diduga Ilegal Diamankan

KM Sangalaki Permai Digerebek, 500 Ton Pupuk Diduga Ilegal Diamankan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Rabu, 20 Jun 2012 01:14 WIB
KM Sangalaki Permai Digerebek, 500 Ton Pupuk Diduga Ilegal Diamankan
Surabaya - Tim gabungan dari Polda Jatim, Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak dan PT Pupuk Kaltim menggerebek sebuah kapal yang memuat ratusan ton pupuk di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dari hasil penggerebekan kapal bernama KM Sangalaki Permai itu, polisi menemukan puluhan ribu sak pupuk yang diduga ilegal.

"Kami belum menemukan dokumen pengiriman pupuk tersebut," kata koordinator PT Pupuk kaltim, Fahmi Chandra, kepada wartawan di Dermaga Jamrud Selatan, Selasa (19/6/2012).

Fahmi menerangkan, sekitar 500 ton pupuk yang dimuat KM Sangalaki Permai adalah pupuk bersubsidi yang disamarkan menjadi pupuk non subsidi. Hal itu diketahui dari warna merah muda pada pupuk yang menandakan bahwa pupuk itu adalah pupuk bersubsidi jenis urea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, Fahmi menjelaskan, memang ada upaya untuk mengelabui petugas dengan mencampur pupuk menggunakan bahan kimia sehingga pupuk berwarna putih. Tetapi tetap saja ada pupuk yang tak tercampur dengan sempurna sehingga masih menyisakan warna merah muda yang memudar.

Selain itu, sak pupuk juga diganti menggunakan sak bertuliskan 'pupuk non subsidi'. "Rencananya pupuk ini akan dikirim ke Kalimantan. Pupuk ini diduga didapatkan dari Mojokerto," papar Fahmi.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan dua orang serta membawa beberapa sak pupuk untuk sampel barang bukti. Namun identitas kedua orang yang ditahan belum diketahui. Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Hilman Thayib, tidak mengangkat telepon selulernya saat dihubungi.

(iwd/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini