"Deklarasi damai tujuannya adalah mengajak pasangan calon dan para pendukungnya untuk berkomitmen siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih. Juga siap menyelenggarkan tahapan pilgub ini dengan damai," ujar Ketua Pokja Kampanye, Suhartono, di kantornya, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta, Selasa, (19/6/2012) malam.
Suhartono menjelaskan dalam deklarasi itu KPU DKI memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk menyampaikan pesan damai, baik kepada para pendukungnya dan juga kepada warga Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa istilah 'siap terpilih dan siap terpilih' merupakan perubahan dari istilah deklarasi sebelumnya, 'siap menang dan siap kalah'. "Kalau siap menang dan siap kalah kan kesannya win and lose, jadi seolah-olah satu kosong. Nah, ini hanya perubahan bahasa aja, kesannya lebih baik," kata Suhartono.
KPU juga mengimbau agar masing-masing kandidat tidak membawa banyak massa dalam acara itu. "Massa yang boleh dibawa adalah seratus orang perpasangan calon," ucapnya.
"Untuk pengamanan ada dari Polda, kita akan berkoordimasi besok dengan polda soal pengamanan lokasi yang akan dilaksanakan pada 23 Juni," imbuhnya.
(ray/trq)











































