"Kejadiannya minggu malam kemarin, satu tewas yang tiga lainnya selamat," kata Kasi Gakkum Ditpolair Polda Metro Jaya, AKBP Kuncung, saat dihubungi wartawan, Selasa (19/6/2012).
Kuncung menjelaskan kronologi ketika kapal kargo yang tidak bermuatan mengikuti jalur pelayaran teluk Jakarta menabrak sebuah kapal nelayan yang terombang-ambing. Diduga kapal nelayan tersebut sedang menjaring ikan sehingga kurang waspada terhadap jalur pelayaran.
Korban tewas bernama Heri (18), sedangkan tiga lainnya berhasil diselamatkan oleh anggota Ditpolair Polda Metro Jaya di lokasi. Korban tewas langsung di bawa ke RSCM untuk keperluan otopsi.
"Kita masih memeriksa nahkoda kapal kargo dan nelayan," ujar Kuncung.
Polisi belum mengetahui jumlah ABK di kapal nelayan dan kapal kargo karena masih dalam pemeriksaan. Namun, kedua kapal tersebut telah dibawa ke pelabuhan Muara Angke.
"Jumlah personilnya belum tahu, masih pemeriksaan. Kapalnya sendiri sudah dibawa ke Muara Angke," jelas Kuncung.
(lh/lh)











































