Akbar Konsolidasi 21-29 Agustus

Akbar Konsolidasi 21-29 Agustus

- detikNews
Jumat, 20 Agu 2004 15:16 WIB
Jakarta - Akbar melakukan konsolidasi terkait Koalisi Kebangsaan 21-29 Agustus 2004. Banten menjadi sasaran pertama. The real battle menurut Akbar adalah Pulau Jawa."Saya mulai besok turun ke Banten, Sabtu-Minggu ke Jawa Timur. Senin ke Jawa Tengah dan DIY. Kemudian Selasa terus sampai dengan 29 Agustus," kata Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung di Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta, Jumat (20/8/2004).Dia juga mengaku sudah bicara dengan cawapres Hasyim Muzadi mengenai suara NU. "Kata Pak Hasyim, karena calon tinggal dua, kelihatannya mereka akan lebih solid memberi suara kepada Hasyim. Menurut saya, kalau itu betul-betul bisa, tentu ini jumlah dukungan suara yang signifikan," ujar Akbar.Dituturkan dia, Golkar akan melakukan langkah konsolidasi memenangkan Mega-Hasyim dengan meyakinkan seluruh jajaran partai, kalau pilihan ini merupakan yang terbaik untuk partai."Kami mendayagunakan kelompok kader yang kami miliki. Dimana mereka berhubungan langsung pada TPS masing-masing," ucap Akbar.Ditanya apakah Mega akan ikut berkeliling untuk konsolidasi, Akbar berpendapat kemungkinan itu ada saja. Tapi harus melihat waktu Mega yang dikaitkan dengan tugas-tugas Mega, jangan sampai mengganggu kegiatan kepresidenan."Kalau di luar itu ada, saya kira bisa saja melakukan kunjungan ke suatu tempat berkaitan dengan posisinya sebagai ketua umum partai. Saya juga bisa mendampingi. Tapi ini belum dibahas dalam Rakernas kemarin. Kita baru membahas bagaimana mensolidkan masing-masing partai, sehingga mendapatkan mekanisme koordinasi di antara partai-partai," paparnya.Untuk menggerakkan mesin politik sampai ke bawah, tutur Akbar, Golkar akan mendayagunakan caleg-caleg untuk turun ke bawah dengan tidak mengurangi tugas mereka di DPR bagi anggota DPR. Tapi bagi anggota yang baru, diharapkan bisa lebih full turun ke daerah pemilihan masing-masing.Fokusnya, lanjut dia, adalah Jawa, kemudian beberapa propinsi di luar Jawa, seperti Sumut, Lampung, Sumsel, Riau, Aceh dan Sumbar. Kemudian kawasan timur Sulsel."Dan yang tidak kalah penting Papua. Karena rekan-rekan Golkar dari Papua dalam Rapim sudah minta pada saya untuk menyampaikan pada Ibu Mega, agar betul-betul memperlihatkan kesungguhan dan keseriusan dalam otonomi khusus. Dan Ibu Mega sudah memberikan tanggapan positif," jelasnya."Tapi kalau fokus di Jawa bukan karena suara Golkar anjlog di Jawa pada Pilpres putaran pertama, melainkan memang karena penduduknya sangat besar. Jadi, the real battle itu di Jawa," demikian Akbar. (sss/)


Berita Terkait