Dipolisikan Gara-gara DPT, Ketua KPUD DKI: Kami Siap Hadapi Gugatan!

Dipolisikan Gara-gara DPT, Ketua KPUD DKI: Kami Siap Hadapi Gugatan!

- detikNews
Selasa, 19 Jun 2012 16:15 WIB
Jakarta - Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur melaporkan Kadinas Dukcapil dan Ketua KPUD ke Polda Metro Jaya. Keduanya dilaporkan atas tuduhan adanya pemalsuan dokumen dan pemilih ganda untuk DPT Pilgub DKI Jakartar. Terhadap laporan itu, ketua KPUD, Dahlia Umar menyatakan siap hadapi gugatan.

"Kita siap menghadapi gugatan itu, karena intinya semua pihak sudah kita akomodir masukan mengenai DPT bermasalah," ujar Ketua KPU DKI, Dahlia Umar, di kantornya, Jl Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Selasa, (19/6/12).

Menurutnya, pihaknya hanya menunggu Polda Metro Jaya dalam menindaklanjuti laporan itu. Namun ia tak habis pikir soal substansi laporan terkait DPT bermasalah yang sebetulnya KPU DKI sudah transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masih ada indikasi ganda dari DPT, KPUD sudah berkali-kali menyatakan akan menandai pemilih tersebut, dan hanya satu pemilih yang akan dikeluarkan surat undangan memilih," tegasnya.

Ia juga mempertanyakan soal klaim DPT bermasalah yang ditemukan oleh tim pasangan calon. Pihaknya menduga hal itu bisa jadi informasi yang menyesatkan.

"Mengenai temuan-temuan (daftar pemilih bermasalah), saya merasa temuan itu jangan hanya disampaikan begitu saja. Paparkan dong penjelasannya dan dimana kesalahannya. Jangan sampai ada informasi yang menyesatkan dengan fitnah dan tuduhan DPT fiktif yang mencapai ratusan ribu yang seolah-olah itu semua perbuatan KPUD," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPUD DKI, Aminullah menyatakan bahwa atas gugatan itu KPU DKI tidak akan mengundurkan waktu pelaksanaan pemilih, 11 Juli 2012.

"Proses hukum tidak bisa menghambat tahapan Pilgub DKI, itu tetap berjalan. Pelaksanaan pemilihan hanya bisa ditunda kalau ada benca alam, kalau calonnya ada dua dan yang satu meninggal. Itu baru boleh ditunda," ujar Aminullah.

(lh/lh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads