"Jadi yang tidak bersih, cerdas, santun yang mundur. Arahan SBY selalu begitu sejak zaman dulu. Semua nantinya akan seleksi oleh alam. Namanya tersangkut hukum itu apa, harus cerdas dong jawabnya. Apakah cerdas atau tidak. Jawabnya dengan mendesak-desak begitu," kata Pasek kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).
Menurut Pasek, SBY dalam pidatonya menegaskan kader yang tak patuh dengan azas partai harus mundur. Aturan itu berlaku bagi semua kader PD, bukan hanya menyudutkan seorang kader saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mendorong semua kader PD untuk fokus pada konsolidasi. Tidak disibukkan intrik internal PD yang justru merugikan partai.
"Artinya itu tindakan seperti itu (meminta Anas mundur) kontraproduktif," tandasnya.
(van/aan)











































