"Proyek ini secara khusus diperuntukkan bagi pencegahan banjir khususnya Jakut dan Jakpus. Wilayah area pompa ini sampai ke Monas dan beberapa objek vital di DKI," ujar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke).
Foke mengatakan itu usai acara peletakan rumah pompa pertama stasiun pompa sisi timur waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (19/6/2012).
Menurut Foke, pihaknya juga akan memperbaiki akses jalan rumah pompa, memindahkan gardu listrik, membangun rumah pompa di Kaliduri serta menambah elektrikal power hingga 4.000 KVA untuk melayani pompa yang baru.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Pitoyo Subandrio, mengatakan rekontruksi rumah pompa sisi timur waduk Pluit memiliki kapasitas pompa baru masing-masing 5 m3 per detik. Selain itu juga pihaknya membangun tanggul laut sepanjang 180 meter.
Pejabat Pembuat Komitmen Prasarana Konservasi Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta, Dian Novi Adriana, mengatakan rekonstruksi rumah pompa itu hasil kerja sama denganpemerintah Jepang. Dana pembangunan diperoleh dari hibah Japan Grand Aid sebesar Rp 175 miliar dan Rp 12 miliar untuk konsultasi. Rekonstruksi dilaksanakan 7 Maret 2012-31 April 2012 dengan memakai jasa kontraktor Hazama Corporation dari Jepang.
(nwy/)











































