"Kita tidak minta dibatalkan. Tapi dimajukan atau dimundurkan. Itu saran kita. Ini ada distorsi informasi di media," jelas Ramdhansyah saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/6/2012).
Ramdhansyah mengatakan Panwaslu juga tidak meminta seluruh kegiatan dalam rangka menyambut HUT Jakarta tersebut ditunda. Menurutnya, Panwaslu lebih khusus hanya meminta kegiatan pada 24 Juni yang bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan tahapan kampanye pilkada DKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang sudah dijadwalkan dari tanggal 18 sampai 23 itu, silakan saja. Kami hanya memberi saran yang kegiatan naik busway gratis dan masuk (Taman Margasatwa) Ragunan gratis pada tanggal 24 Juni. Kami khawatirkan itu menjadi ajang kampanye terselubung cagub," tuturnya.
Ramdhansyah mengapresiasi inisiatif Pemprov DKI Jakarta yang menggelar 'Senyum Jakarta' selama sepekan. Karena menurutnya, program tersebut menjadi hak warga Jakarta untuk mendapatkan fasilitas gratis.
"Alhamdulillah, yang masuk Ancol dan OVJ (hiburan Opera Van Java di Monas) itu masih tetap digelar. Saya juga mau datang nonton OVJ," kata Ramdhansyah.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan sejumlah kegiatan sejak 18 hingga 24 Juni 2012. Kegiatan yang dikemas dalam program 'Senyum Jakarta' itu untuk menyambut HUT Jakarta ke-485. Kegiatan program tersebut berbentuk berbagai pelayanan gratis yang diperuntukkan khusus untuk warga DKI Jakarta, mulai dari pengobatan, pembuatan akte kelahiran, naik bus TransJ, masuk Ancol,dan masuk Taman Margasatwa Ragunan.
Namun beberapa kegiatan tersebut akhirnya ditunda, seperti pengobatan gratis, layanan akte kelahiran gratis, naik bus TransJakarta gratis, dan masuk Taman Margasatwa Ragunan gratis. Hanya agenda tiket gratis masuk Ancol dan hiburan OVJ yang tetap digelar. Penundaan itu disebutkan karena rekomendasi dari KPU DKI Jakarta dan Panwaslu.
(rmd/nrl)











































