Dua tim dari Pansus RUU Desa akan mengadakan perbandingan masing-masing ke China dan Venezuela. Sementara dua tim dari Pansus RUU Pemda mengadakan studi masing-masing ke Jerman dan Jepang untuk RUU Pemda.
"Yang jelas anggota pansus sudah ditentukan siapa yang ke Venezuela dan China. Rombongan itu nanti dibagi dua, saya kebagian ke Venezuela," kata AW Thalib, anggota Pansus RUU Pemda dan RUU Desa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Venezuela dan Cina dipilih karena dilihat masih memiliki kemiripan karakter dengan Indonesia. Yaitu, masyarakatnya masih hidup dalam ketergantungan sektor agraria.
"Kita ingin tahu pengelolaan yang beragamnya itu. Apalagi saat ini kita masih pro-kontra dalam penyebutan. Apakah pakai nama desa atau yang lain, masih belum ada kesepakatan," imbuh anggota Komisi II DPR dari FPPP ini.
Pansus, lanjutnya, ingin mengetahui bagaimana sistem, proses, dan pengelolaan pemerintahan desa di Cina dan Venezuela. "Banyak hal yang ingin didapatkan dari sana. Tentu jadi bahan pembanding dan salah satu sumber masukan untuk pembahasan berikutnya dengan pemerintah," kelasnya.
Sementara itu Pansus RUU Desa yang mendapat jatah studi banding ke Jerman dan Jepang, akan berangkat pada September mendatang.
(van/lh)











































