Bentrok Batam, Komisi III: Negara Jangan Kalah dari Premanisme

Bentrok Batam, Komisi III: Negara Jangan Kalah dari Premanisme

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 19 Jun 2012 11:04 WIB
Jakarta - Komisi III DPR merespon bentrok di Batam. Menurut Komisi III DPR mendesak aparat bersama pemerintah daerah menjaga ketertiban daerahnya, dan tidak membiarkan premanisme merajalela.

"Di Batam itu memang sering, di sana itu banyak etnis yang menguasai lahan. Tetap bagaimanapun ketegasan pemda penting. Bagaimana mengelola me-manage kota itu. Memang seseorang berhak mencari kehidupan tapi karena saling klaim lahan jadi benturan itu harus diatur. Pengaturannya harus tegas," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Yang terjadi di Batam, menurut Tjatur, pemda tidak tegas. Penjagaan aparat kepolisian juga bisa dibilang lemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang repot pemerintah takut sama etnis tertentu. Kemudian polisinya lemah. Pokoknya kita akan pastikan negara tidak boleh kalah sama premanisme,"kata Tjatur.

Polresta Batam Rempang Galang (Barelang) memeriksa 28 diduga pelaku kerusuhan di Planet Holiday Hotel Batam, Kepulauan Riau, Senin (18/6)

"Ada 28 orang yang kini menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang," kata Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) kata Kapolresta Batam Kombes Karioto di Batam, Senin (19/6/2012).

Diketahui, bentrokan antar kelompok terjadi di Batam, Kepulauan Riau, Senin (18/6/2012) . Salah satu kelompok massa menyerang kelompok lain yang tengah berada di Hotel Planet Holiday. Satu tewas akibat insiden ini, sedangkan dua lainnya dalam kondisi kritis.

(van/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini