Ucapan Ical pada Korban Lapindo yang Jalan Kaki ke Jakarta Dikritik

Ucapan Ical pada Korban Lapindo yang Jalan Kaki ke Jakarta Dikritik

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 19 Jun 2012 08:07 WIB
Ucapan Ical pada Korban Lapindo yang Jalan Kaki ke Jakarta Dikritik
Jakarta - Komentar Ketum Golkar Aburizal Bakrie pada korban Lapindo Hari Suwandi yang jalan kaki ke Jakarta menuai kritik. Ical, sapaan akrab Aburizal memang berkomentar enteng soal aksi Hari. Ical berucap, apa yang dilakukan Hari membuat capek.

"Saya mengecam pihak-pihak yang memberikan komentar tidak simpatik dan sinis atas perjuangan Hari Suwandi selaku perwakilan Korban Lumpur Sidoarjo yang terpaksa jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta. Ungkapan "Capek Dong" merupakan bentuk ketidakpedulian dan keacuhan atas nasib korban lumpur Lapindo yang sudah bertahun-tahun," kata politisi PKS, Indra SH dalam pernyataannya, Selasa (19/6/2012).

Indra menilai, apa yang dilakukan Hari, merupakan ikhtiar dalam menuntut, mengadukan, dan memperjuangkan haknya sudah bertahun-tahun dilalaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apalagi kalau ungkapan-ungkapan sinis tersebut dlontarkan oleh seorang "tokoh" yang disebut-sebut bakal calon presiden 2014. Seharusnya dia berempati dan membantu penyelesaian korban lumpur Lapindo," terang Indra.

Pilihan jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta yang dilakukan Hari Suwandi selaku perwakilan korban lumpur Lapindo merupakan keterpaksaan dan kefrustasian atas tidak tuntasnya penanggulangan dan pertanggungjawaban pihak-pihak terkait.

"Selain itu hal ini merefleksikan gagalnya negara dalam memenuhi dan melindungi hak-hak masyarakat kecil," jelas Indra yang juga anggota Komisi III DPR ini.

Sebelumnya, Ical menegaskan, tidak ada warga Sidoarjo yang menjadi korban dari lumpur. Lapindo tegas dinyatakan tidak bersalah sesuai putusan MA.

"Tidak ada korban Lapindo, korban lumpur Lapindo. Kan Lapindo dinyatakan tidak bersalah oleh MA (Mahkamah Agung)," kata Aburizal Bakrie mengkoreksi ketika ditanya komentarnya mengenai korban lumpur Lapindo yang berjalan kaki ke Jakarta.

Hal itu disampaikan Ical, panggilan akrabnya sebelum pembukaan acara Muktamar Luar Biasa 'Satuan Karya Ulama Indonesia' di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (18/6).

"Pak itu jalan kaki lho korban lumpur Lapindo?" cecar wartawan.

"Capek dong," jawab Ical.

(ndr/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini