"Pemerintah provinsi DKI Jakarta segera menertibkan ijin usaha minimarket," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dalam pernyataanya, Senin (18/6/2012).
Menurut dia, pemerintah berwenang untuk mengatur usaha minimarket. Sehingga, minimarket tak mematikan usaha warung rumahan, toko kelontong, maupun pasar tradisional yang ada di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi banyaknya minimarket yang dirampok, Foke mengatakan pelaku usaha juga harus mengikuti aturan. Perijinan usaha tak bisa diabaikan. Pengusaha minimarket juga diminta berperan menjaga
keamanan.
"Sebagian minimarket yang besar itu bermasalah ijinnya," ujar Foke.
Minimarket Alfamart 24 jam di wilayah Jakarta Timur kembali menjadi sasaran para perampok. Tiga kejadian perampokan terjadi di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (17/6) hingga Senin (18/6) dini hari. Dua minimarket Alfamart di Duren Sawit dan satu minimarket di Kramat Jati
merugi Rp 115 juta.
Kawanan perampok bersenjata api beraksi di minimarket Alfamart di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Senin (18/6) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB. Uang yang tersimpan di brankas senilai sekitar Rp 20
juta raib digasak pelaku yang berjumlah lima orang.
Sebelumnya, sebuah minimarket Alfamart di Jalan Pahlawan Revolusi, Klender, Jakarta Timur, didatangi empat orang pelaku yang memakai masker dan membawa senjata api serta senjata tajam. Perampok menjarah uang tunai Rp 30 juta yang tersimpan di dalam brankas dan meja kasir.
Seorang karyawan dan pembeli disekap dan diikat menggunakan tali
sepatu.
(/)










































