Tawuran itu terjadi pada senin sore(18/6/2012). Dalam tawuran yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut, 7 motor itu tengah terparkir di dalam kampus.
Pihak kepolisian dari Polsek Tamalate dan Patmor Polrestabes Makassar kewalahan menanggulangi aksi brutal mahasiswa yang saling serang menggunakan batu dan senjata tajam.
Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Tahir, yang ditemui detikcom menyebutkan peristiwa tawuran ini belum diketahui pemicunya dan para personelnya masih dalam tahap mengawasi dan mencegah terulangnya bentrokan dari kaum terpelajar ini.
"Kami masih dalam tahap penyelidikan, tidak ada mahasiswa yang diamankan dalam peristiwa ini, kami masih mengawasi agar tawuran tidak terjadi lagi," ujar Tahir.
Sementara itu dari pantauan detikcom, situasi kampus UNM Parangtambung sudah terlihat kondusif. Banyak mahasiswa memilih meninggalkan kampusnya. Di depan kampus masih terlihat beberapa kawanan mahasiswa yang berkumpul-kumpul. Sedangkan pihak kepolisian berjaga-jaga di pintu kampus pencetak guru ini.
(mna/ndr)











































