"Jika hasil survei turun, kami harus makin rajin bekerja. Survei penting, kerja politik dan banyak kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat lebih penting lagi. Masih ada waktu dan kesempatan untuk mengangkat kembali angka elektabilitas PD," kata Anas dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/6/2012).
Namun, Anas mengingatkan program partai akan berjalan efektif bila pengurus dan kadernya solid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil survei LSI yang dirilis kemarin (17/6), Partai Golkar berada di posisi pertama sebagai partai pilihan responden dengan 20.9 persen. Menyusul PDIP dengan dukungan 14 persen dan Demokrat dengan 11,3 persen.
LSI menyebut 3 penyebab kemerosotan elektabilitas Demokrat. Pertama, Demokrat gagal melakukan pembersihan internal terkait kasus korupsi yang menyeret elitenya seperti kasus Wisma Atlet dan proyek Hambalang.
Penyebab kedua, kekecewaan responden atas kinerja Pressiden SBY membuat tingkat keterpilihan Demokrat ikut menurun.
Ketiga, Demokrat terlalu disibukkan dengan pertengkaran internal sehingga program partai tidak berjalan baik.
(fdn/aan)











































