"Bagaimana menjaga persatuan di dalam lingkungan umat Islam sendiri dengan menghindarkan diri dari sikap merasa benar sendiri dan sikap sesat menyesatkan," kata Boediono dalam acara Muktamar Perhimpunan Al Irsyad yang ke-39 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Senin (18/6/2012).
Menurut Boediono, tantangan umat Islam Indonesia saat ini bukan hanya bagaimana secara konsisten mengamalkan toleransi terhadap perbedaan di antara agama-agama dan keyakinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan meningkatkan koordinasi di antara berbagai eleman masyarakat, diharapkan ormas-ormas Islam termasuk al-Irsyad dapat membangun masyarakat Indonesia yang madani dan sejahtera.
"Karenanya saya berharap Al-Irsyad dapat terus mempertahankan dan tampil dengan ide-idenya yang kreatif, inovatif, serta mampu menangkap kembali etos pembaharuan dan kemoderenan pendirinya, dan tidak tenggelam dalam rutinitas yang mengarah kepada kemandekan," kata Boediono.
"Dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi saya yakin tujuan utama kita bersama yaitu membangun masyarakat Indonesia yang madani dan sejahtera dapat lebih cepat terwujud," lanjut dia.
(fiq/aan)











































