Demokrat: Kinerja SBY Tak Mengecewakan

Demokrat: Kinerja SBY Tak Mengecewakan

- detikNews
Senin, 18 Jun 2012 11:31 WIB
Demokrat: Kinerja SBY Tak Mengecewakan
Jakarta - Partai Demokrat tak terima dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut turunnya tingkat keterpilihan (elektabiltas) partai disebabkan kekecewaan publik atas kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Demokrat memastikan program pemerintahan SBY berjalan baik.

"Sebetulnya banyak sekali program-program dari pemerintahan Pak SBY yang mendukung rakyat. Program pemerintah yang pro rakyat itu banyak," kata Ketua Fraksi Demokrat, Nurhayati Ali Aseggaf di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/6/2012).

Nurhayati mempertanyakan tolok ukur kekecewaan publik atas kinerja SBY seperti yang ditunjukkan hasil survei LSI."'Kita tidak boleh menafikkan keberhasilan pemerintahan Pak SBY, khususnya di dalam program-program kesejahteraan rakyat. Misalnya jaminan persalinan, kemudian ada program-program yang ada di komisi I dan Kemkominfo itu ada pusat layanan internet kecamatan juga ada," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demokrat, menurut dia, bukan tidak mempercayai hasil survei. Namun survei kerap kali mengaitkan kasus hukum internal PD sebagai bahan riset. "Kalau kita menganalisa dari hasil survei ini, selalu dikaitkan dengan persidangan dari Nazaruddin atau kasus-kasus korupsi yang notabene saya yakin tidak hanya dilakukan oleh Fraksi PD atau kader PD saja," tambahnya.

Survei sebut Nurhayati seharusnya memberi penjelassan menyangkut detil latar belakang responden. "Kita tidak mau ada pembodohan. Fungsi dari media itu kan mencerdaskan kehidupan berbangsa. Ini buat kita untuk terus intropeksi meningkatkan kinerja," pungkasnya.

Seperti diketahui survei LSI menyebut 3 penyebab kemerosotan elektabilitas Demokrat. Pertama, Demokrat gagal melakukan pembersihan internal terkait kasus korupsi yang menyeret elitenya seperti kasus Wisma Atlet dan proyek Hambalang.

Penyebab kedua, kekecewaan responden atas kinerja Pressiden SBY membuat tingkat keterpilihan Demokrat ikut menurun. Ketiga, Demokrat terlalu disibukkan dengan pertengkaran internal sehingga program partai tidak berjalan baik.

(fdn/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads