"Ditemukan mayat sekitar pukul 08.00 WIB. Dia orang sakit, ada kelainana sepertinya. Sering mondar-mandir sekitar sinil. Usianya 50 tahunan. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," ujar petugas Polres Jakarta Selatan, AKP Prayitno.
Hal itu disampaikan dia di TKP, Jl Purnawarman, Cirendeu, Tangerang Selatan, Senin (18/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ciri-ciri fisiknya pakai celana pendek warna merah, kemeja krem, badan kurus kecil. Ditemukan pertama oleh warga," sambungnya.
Menurut warga sekitar, H Tomi, pria itu kerap terlihat di poskamling. Bahkan pada pukul 07.00 WIB tadi, pria yang tidak diketahui identitasnya itu masih terloihat di poskamling yang berjarak 15 meter dari gorong-gorong.
"Kayanya dia duduk terus jatuh ke bawah, ke gorong-gorong. Semalam dia minta makan ke warga. Itu dia punya penyakit ginjal sama sesak. Orangnya kaya orang stres," ucap Tomi.
Penemuan jenazah itu sempat jadi tontonan warga yang melintas. Untungnya peristiwa itu tidak sampai menimbulkan kemacetan.
Sesaat setelah ditemukan, jenazah diangkat dari gorong-gorong dan digeletakkan di pinggir jalan. Jenazah ditutupi kertas koran lalu akhirnya dibawa ke Polsek Ciputat dengan menggunakan kendaraan jenazah. Lokasi penemuan mayat sempat diberi garis polisi, lalu dibuka setelah jenazah dibawa meninggalkan TKP.
(vit/mad)











































